GUG8TfO5TUroBSApGfAiGSY8Gd==

Nurhasanah Halim Gagas Model Penulisan Ilmiah Berbasis Translanguaging


NUSANTARASITE.COM– Nurhasanah Halim resmi menjalani ujian terbuka program doktoral pada Selasa, 18 November 2025, dengan mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Model of Scientific Writing Learning Integrated with Pedagogical Translanguaging in Virtual University Class (VSWM-PT)” di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menawarkan inovasi dalam pengajaran penulisan ilmiah melalui pendekatan translanguaging berbasis digital, dengan memanfaatkan Bahasa Indonesia (L1) sebagai fondasi awal pembelajaran sebelum berpindah ke bahasa akademik Inggris.

Dalam presentasinya, Nurhasanah Halim menegaskan bahwa keterlibatan kognitif mahasiswa dalam penulisan ilmiah meningkat secara signifikan ketika tahap awal pembelajaran dilakukan menggunakan bahasa ibu. Melalui observasi kelas dan wawancara dosen, ditemukan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia tidak hanya membantu pemahaman konsep, tetapi juga mendorong keterlibatan emosional dan berpikir kritis.

“Model ini bukan hanya soal pembelajaran bahasa,” ujar Nurhasanah Halim. “Ini adalah upaya membangun jembatan epistemik untuk mahasiswa agar mampu menyusun karya ilmiah dengan pemahaman mendalam, sekaligus mempertahankan identitas linguistik dan budaya dalam era global akademik.”

Penelitian ini juga menekankan pentingnya integrasi Outcome-Based Education (OBE), standar KKNI Level 6, serta pendekatan pembelajaran virtual yang transparan dan terukur. Hasil analisis terhadap Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di berbagai universitas menunjukkan kebutuhan mendesak akan kurikulum penulisan ilmiah yang lebih responsif terhadap konteks digital dan multilingual.

Dalam rekomendasinya, Nurhasanah mendorong, Pengembangan manual dosen untuk penerapan translanguaging dalam kelas hybrid. Peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam pembelajaran berbasis teknologi. Penyediaan dana riset dan pengembangan sistem pembelajaran digital berkelanjutan.

Model menulis ini dinilai relevan untuk diterapkan secara luas dalam pendidikan tinggi Indonesia yang kini berada di tengah transisi menuju ekosistem akademik digital dan bilingual.

Ujian terbuka ini dihadiri oleh tim penguji, promotor, akademisi, serta para kolega yang menyaksikan kontribusi ilmiah penting bagi pengembangan pedagogi penulisan akademik di Indonesia.

Dengan keberhasilan ini, Nurhasanah Halim selangkah lebih dekat menuju gelar Doktor dan berkomitmen untuk terus mengembangkan riset seputar pendidikan multibahasa dan literasi akademik dalam konteks digital.

Komentar0

Type above and press Enter to search.