NUSANTARASITE.COM– Lembaga Literasi Politik Indonesia (LPI) bersama PT Jamkrindo menggelar diskusi publik bertajuk “Membumikan Asta Cita dan Ekonomi Kerakyatan: Peran Strategis UMKM dalam Pembangunan Nasional” di Winkey Coffee, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama: Kepala Bagian Bisnis II PT Jamkrindo, Tami Januarti, serta Direktur Eksekutif LPI, Ujang Komarudin.
Diskusi berlangsung interaktif dan diikuti mahasiswa, pegiat komunitas, serta para pelaku UMKM dari berbagai sektor.
Dalam paparannya, Ujang Komarudin yang juga akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia menegaskan bahwa Asta Cita sebagai dokumen visi pembangunan pemerintahan Prabowo–Gibran harus diterjemahkan ke dalam kebijakan yang konkret dan berpihak kepada rakyat.
“Asta Cita memuat arah besar pembangunan nasional. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diterjemahkan menjadi keberpihakan yang nyata, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa UMKM merupakan simpul penting dalam ekosistem ekonomi nasional sehingga keberadaan lembaga penjaminan seperti Jamkrindo memiliki peran strategis untuk mendorong pelaku usaha naik kelas, beradaptasi menghadapi persaingan, dan memperkuat struktur ekonomi rakyat.
Perwakilan PT Jamkrindo, Tami Januarti, memaparkan komitmen Jamkrindo sebagai BUMN penjaminan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
“UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga jaminan, pendampingan, dan kepercayaan. Melalui fungsi penjaminan, Jamkrindo hadir memastikan UMKM dapat naik kelas dan menjadi aktor penting dalam pembangunan nasional,” tuturnya.
Diskusi yang berlangsung hampir dua jam itu menghasilkan kesimpulan bahwa kolaborasi lintas sektor—pemerintah, BUMN, akademisi, dan masyarakat—dibutuhkan untuk memastikan agenda ekonomi kerakyatan berjalan efektif. Para peserta berharap kegiatan serupa terus digelar untuk memperluas dialog publik dan memperkuat kapasitas UMKM di berbagai daerah.


Komentar0